Selasa, 03 Juli 2012

Produk-produk Gagal di Tahun 2011

 Berbagai macam gadget yang dirilis tahun lalu memberikan pengaruh besar atas perkembangan dunia teknologi di 2012. 2011 boleh saja telah berlalu tapi tak bisa dipungkiri bahwa tahun 2011 telah  menjadi tahun besar untuk perkembangan dunia teknologi
Meski demikian tidak semua produk teknologi yang rilis dan terjadi di 2011 bisa disebut sukses. Ada sejumlah produk yang dianggap gagal dan bermasalah hingga tidak menarik perhatian publik dan membutuhkan banyak perbaikan di 2012 ini. Apa saja?

1. Motorola Xoom

Pada penyelenggaraan CES 2011, Motorola Xoom menjadi produk terbaik yang memukau jutaan pasang mata. Rilis sebagai tablet pertama yang menjalankan Android Honeycomb, Xoom ternyata bukan merupakan tablet yang diharapkan banyak pihak. Motorola disebut teralu memaksa untuk rilis tablet 10.1 inci itu demi membendung perhatian publik dari iPad 2 yang rilis setelahnya.

2. Kembalinya webOS

Hewlett-Packard (HP) secara mengejutkan mengumumkan pemberhentian bisnis webOS devices termasuk di dalamnya menghentikan produksi HP TouchPad yang baru beberapa bulan rilis. Rendahnya penjualan TouchPad diyakini sebagai penyebab utama HP membubarkan bisnis mobile miliknya itu. Tapi yang terjadi kemudian, menjelang akhir 2011 HP melalui CEOnya mengatakan membuka kembali bisnis mobile.
Tak hanya itu, HP juga mengatakan telah mempersiapkan tablet berbasis webOS milikinya yang belum dijadwalkan kapan akan rilis. Well, tampaknya HP telah yakin untuk tidak mengulangi kegagalan sebelumnya dengan TouchPad.

3. iPhone 4S

Apple fans selama lebih dari setahun telah menanti kedatangan iPhone 5 tapi Apple pada akhirnya hanya memberikan versi baru dari iPhone 4 yang disebut sebagai iPhone 4S. Mengecewakan? Meski penjualan iPhone 4S tidak mengecewakan bagi Apple tapi kehadiran smartphone terbaru itu justru sangat mengecewakan bagi Apple fans yang telah lama menanti adanya metamorofosa iPhone melalui iPhone 5.

4. Google+

Di 2011 Google turut bersaing di ranah social media melalui peluncuran Google+. Dengan memberikan fitur andalan seperti privacy settings, group video chatting dan Circles, Google+ didesain untuk mengalihkan perhatian dunia dari Facebook yang telah menjadi jejaring sosial terpopuler di dunia. Semangat yang besar untuk membangun Google+ tampaknya tidak sejalan dengan hasil yang diperoleh karena Facebook masih menempati posisi teratas sebagai social media paling sering dikunjungi di seluruh dunia.

5.Ping

Apple juga turut meramaikan dunia social media dengan meluncurkan Ping. Bukan hanya gagal, Ping juga tidak populer di kalangan Apple fans.

6. Carrier iQ

Carrier IQ begitu fenomenal menjelang akhir 2011. Perusahaan software ini menjadi terkenal karena telah membuat spyware Carrier IQ yang disebut telah memata-matai jutaan smartphone di Amerika. Spyware tersebut diinstall di dalam ponsel dengan seijin operator ponsel dengan tujuan memantau penggunaan ponsel sehingga opsel bisa memberikan layanan terbaik bagi konsumen.
Sayangnya, untuk memberikan layanan itu Carrier IQ harus merekam berbagai data milik user termasuk percakapan telelpon, SMS, data pribadi, hingga password. Pihak Senat Amerika telah memanggil Carrier IQ untuk mendapatkan penjelasan dan pertanggungjawaban kepada publik.

7. Sony PSN Network

playstation_store
Sony PlayStation Network mengalami kerusakan pada bulan Mei 2011. Hal itu bisa terjadi saat para hacker berhasil membobol PSN network dan mengambil sejumlah besar personal data milik pengguna PSN. Sony membutuhkan waktu satu bulan untuk menormalkan PSN network dengan cara menutup secara total portal tersebut. Hal itu pastinya mengecewakan para gamers dan merugikan produsen games yang kehilangan ratusan ribu dollar dalam periode sebulan tersebut.

8. BlackBerry PlayBook

BlackBerry smartphone boleh saja memiliki banyak penegguna tapi tidak dengan PlayBook. Tablet pertama buatan RIM itu bahkan telah dianggap produk gagal di awal rilisnya. Berbeda dengan BlackBerry smartphone yang memiliki layanan BBM dan email client, PlayBook justru meninggalkan dua fitur terpopuler tersebut dan mengecewakan BlackBerry fans.
Dari delapan produk gagal di atas, apakah Anda merasa telah menjadi salah satu korbannya?