Kamis, 05 Juli 2012

Tata Cara Mendapatkan Sertifikat HALAL dari MUI

Dalam Pameran Indonesia Halal Expo 2012, di Gedung SMESCO, Gatot Subroto, Kamis (05/07/2012), salah seorang dari MUI menjelaskan tentang produk Halal dan tata cara mendapatkan sertifikat Halal.

Ini syarat jika ingin mendapatkan sertifikat halal dari MUI:


  1. Persiapan sistem Jaminan halal
  2. Pendaftaran/Penyerahan dokumen mencakup pembayaran dan pra audit memorandum
  3. Pemeriksaan dokumen
  4. kemudian diaudit (dengan catatan, pembayaran lunas)
  5. Rapat auditor
  6. Analisis lab (Jika dalam analisis Lab, sah dan tidak ada unsur haram lanjut ke tahap selanjutnya)
  7. Rapat komisi fatwa
  8. Persyaratan semua terpenuhi
  9. Penerbitan sertifikasi halal
"Perlu dengan catatan untuk pembiayaan tidak ada tarif resmi dari MUI. Hal ini adalah kesepakatan antara MUI dengan calon sertifikasi halal," ungkap Panitia Stan Indonesia Halal 2012.

"Untuk Upgrade ke tingkat pusat tinggal menyerahkan permohonan upgrade dan kembali akan dievaluasi oleh LPPOM MUI dan kemudian akan ada rapat komisi fatwa MUI Pusat dan akan diterbitkan Sertifikat Halal."

Ditempat yang sama, Perusahaan asing asal Belgia Pinguin Lutosa memberikan keterangannya mengenai pengambilan sertifikasi halal. Pinguin Lutosa adalah perusahaan makanan dan minumam asal Belgia yang mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Pinguin Lutosa memperkenalkan produk seperti saus dan minuman Wine dan Chocolate yang merupakan penjualan unggulannya.

"Kami sudah mendapatkan 4 sertifikat halal dari MUI, dan butuh waktu hampir 2 bulan," ungkap Hennie Bekker, sales Pinguin Lutosa.

"Prosesnya cukup panjang dan sedikit sulit yang diterapkan oleh MUI," pungkasnya.
sumber: