Sabtu, 04 Agustus 2012

KENAPA NYALA BOHLAM LISTRIK BERBEDA-BEDA ?

Listrik menjadi temuan manusia yang sangat bermanfaat. Manfaat listrik tersebut salah salah satunya terdapat pada alat yang bernama bola lampu listrik. Benda ini dinamakan bola karena bentuknya hampir bulat seperti bola. Dinamakan lampu listrik karena dapat menyala dengan sebab adanya aliran listrik. Istilah yang lebih dikenal untuk bola lampu listrik ini yaitu BOHLAM. Bohlam termasuk lampu listrik yang dimasukkan dalam kelompok lampu pijar. Kenapa dikelompokkan kedalam lampu pijar? Ya, alasannya karena Bohlam dapat berpijar jika terkena aliran listrik. Berpijarnya bohlam inilah yang akan membuatnya mampu menerangi lingkungan sekitarnya. Lalu KENAPA nyala bohlam berbeda-beda ?
Perhatikan lampu pijar listrik disamping. Lampu ini mempunyai ciri khas berupa “tali” yang berada didalam bola kaca. Tali itu begitu tipis namun cukup kuat. Nah, tali ini biasa disebut kawat filamen atau wolfram. Wolfram sendiri merupakan salah satu unsur kimia yang mempunyai nama lain yaitu Tungsten. Tali wolfram ini mempunyai keunikan yang berupa sifatnya yang bisa berpijar dan menyala tanpa terbakar ketika arus listrik dialirkan kepadanya. Sifat memijar tanpa terbakar ini disebabkan karena wolfram mempunyai titik lebur yang sangat tinggi. Lalu, apa hubungan kawat wolfram dengan pertanyaan KENAPA nyala bohlam berbeda-beda ?
Hubungannya sebagai berikut:
Kawat wolfram yang dipasang pada bohlam mempunyai ciri yang berbeda-beda. Ciri ini salah satunya dari segi ukuran wolfram. Ketika wolfram yang dipasang berukuran sangat tipis, nyala bohlam yang dihasilkan tidak sebesar kawat wolfram yang tebal. Ukuran wolfram ini juga akan mempengaruhi kemampuannya mengalirkan arus listrik. Ketika sebuah wolfram tidak mampu lagi mengalirkan arus listrik, kawat ini akan putus dan tidak dapat berpijar dan menerangi lingkungan disekitarnya. Berdasarkan pengertian ini, jawaban dari pertanyaan
KENAPA nyala bohlam berbeda-beda yaitu KARENA bohlam mempunyai kawat wolfram yang mempunyai ciri-ciri yang berbeda-beda dalam berpijar ketika dialiri arus listrik.