Rabu, 15 Agustus 2012

Semangat kerja dan keajaiban air zamzam

Ini merupakan kisah nyata dijaman Nabi Ibrahim. Isterinya berlari-lari dari bukit Safa ke Bukit Marwah 7 kali, sambil membawa anaknya batita. Kedua bukit itu berjarak 500 meter (1/2 km). Berarti dia berlari 7 x500m = 3,5 km. Kenapa dia berlari?


Caritanya Nabi Ibrahim, Siti Hajar (isterinya) dan anaknya Ismail bepergian tibalah mereka di kota Mekah, mereka berteduh disebuah pohon. Lalu Nabi Ibrahim meninggalkan isterinya. Siti hajar bertanya (ilustrasinya ceritanya sebagai berikut) :
Siti Hajar : Apakah engkau akan meninggalkan kami di tempat ini? Nabi Ibrahim tidak menjawab (inilah beratnya jadi Nabi, dia diuji dengan diperintahkan utk meninggalkan isterinya ditempat kering sendirian). Siti Hajar bertanya lagi “Apakah ini merupakan perintah dari Allah Tuhan kita? Nabi Ibrahim menjawab  Ya
Maka hati Siti Hajarpun merasa tenang, karena tidak mungkin Tuhan melalaikan dirinya, pasti akan ada pertolongan dari Tuhan meskipun ia sendirian bersama anaknya yg masih menyusui.
Akhirnya Siti Hajar kehabisan air, maka siti hajarpun berlari-lari mencari air, dimana dia melihat fatamorgana (uap udara yg dari jauh seperti air) dia datangi, namun setelah didatangi tidak ada airnya, sampai 7 kali berlari-lari dari bukit Safa ke bukit Marwah. Akhirnya ia melihat dibawah kali anak bayinya muncul-lah mata air yang sangat banyak mengalirkan air. Diapun berkata zam- zam artinya mengumpul-lah2. Namun air tetap mengalir hingga sekarang, dan dia telah mendapatkan air untuk minun anaknya yang masih menyusui. Dibawah ini foto mata air zam-zam tersebut :
Berlari-lari kecil dari bukit Safa ke Marwah saat ini telah menjadi ritual dalam ibadah haji, namanya Sya’i
Yang perlu kita contoh adalah semangatnya, ketabahannya dan ketaatannya pada suami, dan sikap pantang menyerahnya dalam berusaha sampai daanglah pertolongan Tuhan.
Catatan : gambar wanita diatas hanya gambaran semangat kerja, adapun percakapan hanya ilustrasi saja.
Sumber :  dengar dari khotib jumat  ;)