Rabu, 19 September 2012

Seputar Mendengkur alias Mengorok

Mendengkur itu bahasa inggrisnya adalah mengorok wkwkwkwkwkw :D . Menurut buku yang gue baca…(gaya thok wkwkwkwk), kita menarik napas dan membuang napas melalui hidung sebanyak 28.000 kali per hari (banyak ya ternyata :D ) . Kita sangat dianjurkan untuk bernapas lewat hidung daripada lewat mulut, knapa?? soalnya di lubang hidung kita terdapat 5 sensor syaraf yang terhubung langsung dengan otak dengan fungsi masing2 berbeda, yaitu untuk : menyaring, menghangatkan, menambah kelembaban, mengurangi kelembaban,  dan untuk membaui udara yang masuk. oooww…, gitu yaak :D .

Apa Itu Mendengkur?

Mendengkur adalah kondisi bernapas dengan mulut saat tertidur. Saat bernapas lewat mulut, jaringan lembut pada langit-langit mulut dekat tenggorokan bergetar karena udara melewatinya, selain itu, bibir, pipi, dan lubang hidung juga ikut bergetar. hm.., meskipun udara yang masuk lebih besar daripada yang masuk lewat hidung, tapi bernafas dengan mulut tidak dianjutrkan, knapa? ya soalnya tidak ada fungsi filter di mulut, jadi kotoran mudah masuk. getoooo :D
Saat kita terserang flu dan hidung kita tersumbat-pun, kita masih tetap dianjurkan bernafas lewat hidung, ini karna sangat pentingnya fungsi filter yang ada di hidung. Beda lagi masalahnya saat kita tidur, kondisi kita tak sadar, apabila ada hambatan pada hidung, maka otomatis mulut ikut membantu agar oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi.

Penyebab Mendengkur

Menurut sumber yang aku baca., ini ada beberapa penyebab mendengkur :
1. Alergi
Alergi yang bersifat musiman seperti pada saat terjadinya perubahan musim.
2. Flu atau infeksi sinus
3. Pergeseran pada jaringan tulang rawan
Adanya pergeseran pada jaringan tulang rawan yang memisahkan kedua lubang hidung. Dalam kasus ini, operasi mesti dilakukan.
4. Pembesaran atau pembengkakkan amandel atau adenoid.
Adenoid adalah kelenjar yang terletak di dalam kepala, dekat dengan bagian dalam saluran hidung. Fungsinya untuk menangkap bakteri-bakteri yang berbahaya. Seringkali kelenjar ini bisa menjadi sangat besar dan membengkak sehingga menghalangi jalannya udara melalui hidung. Anak-anak yang mendengkur biasanya disebabkan oleh hal ini.
5. Meminum minuman beralkohol, merokok, dan obat penenang
Dalam obat2-an itu mengandung zat penenang, sehingga otot2 pernafasan menjadi begitu santai dan gagal untuk melakukan fungsi mereka. Merokok juga berkontribusi terhadap melemahnya otot tenggorokan, sehingga perokok dan peminum secara signifikan lebih mungkin untuk mengembangkan masalah mendengkur dibandingkan orang-orang yang menahan diri dari kegiatan ini.
6. Obesitas
Obesitas atau kelebihan berat badan berpengaruh terhadap mendengkur. Otot yang bertanggung jawab untuk mendukung struktur pernapasan pada dasarnya tidak berbeda dengan kelompok otot lain yang membentuk tubuh. Individu yang mempunyai deposito lemak di seluruh tubuh memiliki efek yang merugikan pada kinerja otot dalam hal membangun dan mempertahankan otot. Hal ini juga berlaku untuk otot-otot pernapasan yang bertanggung jawab untuk menjaga saluran napas terhalang selama tidur.
7. Usia
Penelitian menunjukkan bahwa usia dan mendengkur berhubungan positif. Dengan kata lain ketika kita semakin tua probabilitas mengembangkan masalah mendengkur meningkat. Hal ini karena dengan usia otot2 yang mendukung struktur pernapasan melemah dan menjadi kurang kencang, menghalangi aliran udara dan menghasilkan suara dengkuran. hehehhehe :D
8. Posisi Tidur
Katanya, posisi yang umum menyebabkan mendengkur adalah tidur terlentang. Soalnya, mulut cenderung menganga dan lidah menghalangi saluran pernapasan. Naahh.., salah satu solusinya adalah dengan mencoba tidur miring. :D

Biar Gak Mendengkur

Biar gak mendengkur.., coba hindari hal2 diatas, kecuali yang gak bisa di-elak seperti faktor usia…
Semoga info ini bisa bermanfaat , dan gak mendengkur lagi heheheheh :D 




sumber:http://tanyakenapa.staff.ub.ac.id