Jumat, 26 Oktober 2012

5 Tingkah Buruk Anggota DPR di Sidang Paripurna

Photobucket
Meski sering disorot, kinerja para wakil rakyat di Senayan seolah tidak menunjukkan perbaikan. Ratusan anggota DPR masih sering membolos dalam sidang paripurna.
Namun hadir di dalam sidang paripurna pun terkadang juga untuk bekerja untuk rakyat. Bahkan beberapa anggota DPR malah melakukan tindakan tidak terpuji saat rapat paripurna.
Berikut lima tingkah buruk anggota DPR saat sedang sidang paripurna.

1. Nonton film porno

Arifinto, anggota fraksi PKS tertangkap kamera sedang menonton video porno saat sidang paripurna. Meski awalnya membantah, Arifinto kemudian mengundurkan diri karena aksi kurang terpuji tersebut. Kasus ini sempat membuat heboh.
Aksi Arifinto terkuat saat ke publik gara-gara bidikan kamera fotografer Media Indonesia, Mohamad Irfan. 
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat VII ini juga menyatakan meminta maaf kepada seluruh kader, simpatisan, konstituen, dan seluruh anggota DPR RI.

2. Sibuk main game

Aksi tidak simpatik juga dilakukan anggota Fraksi Partai Demokrat Salim Menga saat mengikuti sidang paripurna. Salim Mengga kepergok memainkan game di tablet miliknya saat paripurna membahas RAPBN 2013.
Ketika itu sedang terjadi perdebatan di Paripurna. Politikus PDIP Aria Bima sedang melakukan interupsi, Selasa (23/10). Salim pun asyik memainkan game, bukannya memperhatikan paripurna.
Ketika dikonfirmasi, Salim mengaku main game karena bosan mendengarkan paripurna. Namun dia mengaku hal ini baru pertama dilakukan.
"Memang membosankan. Ada yang pulang juga. Kalau salah ya saya siap ditegur," ujar Salim.

3. Tidur pulas

Rapat paripurna terkadang memang melelahkan. Makanya tak jarang banyak anggota DPR yang memilih tidur saat sidang paripurna.
Beberapa di antaranya pernah diabadikan di media massa. Tetapi budaya tidur saat sidang paripurna pun masih terus ada.
Bahkan di pressroom DPR juga terpasang gambar anggota wakil rakyat yang sedang tertidur saat bertugas. Mungkin dinginnya pendingin udara di gedung Nusantara membuat anggota dewan nyenyak tidur.

4. Ricuh hingga lempar botol

Perdebatan dalam sidang paripurna terkadang tidak hanya sebatas adu mulut, terkadang nyaris aju jotos. Bahkan almarhum Gus Dur pernah menyebut DPR seperti anak TK yang sulit diatur.
Bahkan juga pernah ada insiden lempar botol yang dilakukan oleh politisi Golkar Markus Nari. Markus melempar botol air mineral ke arah Ketua DPR, Marzuki Alie, saat kericuhan terjadi dalam Sidang Paripurna.
Namun Markus sendiri © membantah melemparkan botol. Dia berdalih membuang botol itu ke bawah sebagai bentuk kekesalannya atas kepemimpinan Marzuki.
"Saya tidak lempar botol. Tapi cuma kesaL. Saya takut ada diktator di bangsa ini," kata Markus, tahun 2010 lalu.
Saat itu Markus terlihat menghampir meja pimpinan DPR, tak lama setelah Marzuki menutup sidang paripurna di tengah hujan interupsi. Sebuah botol di meja, langsung diambilnya dan diayunkan ke arah Marzuki. Tak jelas, apakah botol itu dilemparkan atau hanya dikibaskan.

5. Ngerumpi dan bersolek

DPR juga rumah bagi para wanita cantik dan modis. Tak heran beberapa anggota DPR terkadang bersolek ketika berada di ruang paripurna.
Tak hanya bersolek, beberapa anggota DPR wanita juga pernah kepergok membawa tabloid gosip saat paripurna. Bahkan tak jarang mereka bergosip dengan nada pelan saat paripurna berlangsung.

sumber